Panduan Penting Membangun Rumah di Daerah Rawan Gempa

Secara umum, lokasi yang sangat mendukung sebagai tempat membangun sebuah rumah ialah strategis atau berada dalam keramaian dan aman dari ancaman bencana alam. Namun sayangnya, tidak semua lokasi yang diperoleh sesuai dengan kriteria di atas. Contohnya di kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk relatif tinggi merupakan target utama banjir karena sudah tidak banyak lagi penghijauan yang dapat menyerap air lebih banyak, akan tetapi sudah diganti dengan gedung-gedung besar. Selain itu juga, bencana alam lain yang juga masih kerap terjadi ialah gempa sehingga hal ini cukup mengkhawatirkan kenyamanan masyarakat, tidak hanya keselamatan diri tetapi juga rumah yang mereka tempati kemungkinan bisa hancur.

Daerah Rawan Gempa

By the way, apakah lokasi bangunan yang hendak Anda dirikan rumah juga merupakan daerah rawan terhadap gempa? Jika benar demikian, tidak ada salahnya simak panduan penting seputar pembangunan rumah di daerah rawan gempa di bawah ini. Semoga informasi yang Anda peroleh bisa meminimalisir kerugian yang bakal dialami.

Usahakan membuat pondasi dengan kekuatan tinggi

Jika lokasi bangunan berada di tempat yang aman dan jauh dari bencana alam, pondasi bisa dibuat sebagaimana umumnya. Namun, untuk daerah yang rawan akan gempa pondasi diperlukan dengan kekuatan lebih tinggi untuk menopang bangunan supaya bisa kokoh. Oleh karenanya, perlu mengusahakan dan membuat ukuran pondasi relatif maksimal supaya tingkat kekuatannya pun lebih maksimum. Semakin besar bangunan yang akan didirikan, kebutuhan material seperti batu, semen, dan pasir pun semakin banyak. Bahkan bangunan yang besarnya sama antara yang berlokasi di wilayah aman dari bencana dengan daerah rawan gempa tampak berbeda, di mana anggarannya pun harus lebih besar karena pembangunan secara maksimal. Oleh karenanya, anggaran tidak dapat disamakan.

Gunakan material bangunan yang sesuai dengan SNI

Rumah-rumah yang rusak akibat guncangan gempa pada dasarnya tergantung pula dari kualitas material bangunan. Semakin rendah nilai material bangunan tentu akan lebih kecil pula kekuatannya. Di lokasi yang aman dari bencana alam saja disarankan untuk menggunakan material yang berkualitas bagus, apalagi kalau lokasi daerah sudah rawan terancam bencana mestinya perlu perhatian khusus salah satunya memprioritaskan atau mengharuskan menggunakan material yang sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. So, perlu memilih material yang tepat untuk bangunan terutama untuk yang lokasinya memiliki resiko besar dalam gempa bumi.

Pastikan pembangunannya tidak asal-asalan

Suatu bangunan yang gampang rusak juga dapat disebabkan oleh teknik pendiriannya yang terkadang tidak sesuai dengan prosedur. Hal ini banyak dilakukan oleh pekerja yang kurang terpercaya, di mana mereka terkadang mengejar waktu untuk menyelesaikan bangunan secara cepat. Itulah sebabnya, ketika mempunyai rencana untuk membangun sebuah rumah, tenaga kerja merupakan salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan tapi harus dipertimbangkan secara matang-matang untuk mendapatkan pekerja yang berpengalaman, profesional, dan terpercaya terlebih untuk pembangunan di lokasi rumah yang rawan gempa yang relatif mudah hancur. Maka sebaiknya pastikan bahwa pekerja yang Anda pilih dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik. Anda bisa meninjau kinerja para pekerja misalnya setiap minggu untuk melihat bagaimana perkembangan pendirian bangunan yang dilangsungkan.

Bencana alam salah satunya gempa memang memiliki potensi besar yang dapat mengkibatkan rusaknya suatu bangunan, lebih-lebih kalau gempa yang terjadi dengan skala besar. Namun demikian, bukan berarti tidak memungkinkan untuk membangun rumah di kawasan tersebut, hanya saja perlu pertimbangan yang matang yakni pengorbanan biaya yang lebih besar.